PopularPost. id — Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan penyimpangan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam penanganan bencana di Aceh adalah tidak benar dan menyesatkan. Klarifikasi itu disampaikan melalui akun TikTok @abulaoot, Senin, 19 Januari 2025, dari lokasi pengungsian yang juga dilengkapi fasilitas sekolah darurat berbasis tenda.
Murthalamuddin menjelaskan, anggaran sekitar enam koma sekian miliar rupiah yang dipersoalkan publik bukan diperuntukkan bagi ASN, melainkan untuk relawan yang telah terdaftar secara resmi di BPBA, baik secara individu maupun melalui organisasi. Ia menegaskan, tidak ada alokasi dana untuk relawan dari unsur ASN yang turun ke lokasi bencana.
Terkait isu sewa rumah senilai Rp1.100.000 per hari, Murthalamuddin menyebut informasi tersebut keliru sejak awal. Angka itu hanya sebatas usulan administratif dan telah digugurkan dalam proses review. “Pengajuan itu sudah ditolak dan tidak pernah dibayarkan. Tidak ada anggaran yang dicairkan untuk itu,” tegasnya.
Ia menilai, penyebaran informasi yang belum terverifikasi di tengah situasi kebencanaan sangat berbahaya karena dapat merusak kepercayaan publik dan mengganggu konsentrasi kerja-kerja kemanusiaan di lapangan. Menurutnya, framing negatif yang dibangun tanpa dasar justru melemahkan upaya pemulihan masyarakat terdampak.
Murthalamuddin mengimbau masyarakat Aceh, khususnya para pengguna media sosial, untuk mengedepankan prinsip tabayyun sebelum menyebarkan informasi. Ia menegaskan pihaknya terbuka untuk dikonfirmasi kapan pun, serta meminta publik tidak menyebarkan data yang belum tentu benar karena dapat mencederai kredibilitas penanganan bencana dan nama baik Aceh di tingkat nasional.






